Politikal – Dua hari pasca banjir besar yang melanda Kecamatan Wanggarasi, Kabupaten Pohuwato, semangat gotong royong terlihat di Desa Tuweya. Personel Polres Pohuwato bersama warga bergandengan tangan membersihkan permukiman yang masih terdampak genangan, Senin (23/6/2025).
Banjir yang terjadi pada Sabtu (21/6) meninggalkan lumpur tebal dan tumpukan sampah bawaan arus sungai yang meluap ke rumah-rumah penduduk.
Melihat kondisi tersebut, jajaran kepolisian bergerak cepat membantu membersihkan rumah, pekarangan, hingga fasilitas umum yang terdampak.

Aksi ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam merespons bencana secara langsung, sehingga membantu mempercepat pemulihan lingkungan.
Warga mengaku terbantu dengan kehadiran aparat yang turun langsung di lapangan.
Kapolres Pohuwato, AKBP H. Busroni, yang memantau kegiatan kemanusiaan tersebut menegaskan bahwa tugas Polri bukan hanya soal penegakan hukum.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri saat masyarakat membutuhkan. Kami akan selalu siap memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam kondisi pasca bencana seperti ini,” tegas Kapolres.
Ia juga mengingatkan warga agar tetap waspada mengingat potensi hujan lebat yang berisiko memicu banjir susulan masih ada.
“Saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Pohuwato agar tetap siaga terhadap kemungkinan banjir, karena cuaca ekstrem masih bisa terjadi. Tetap jaga keselamatan dan utamakan langkah antisipatif,” imbaunya.