Politik

Dasco: Pemangkasan Bonus dan Komisaris BUMN Hemat Rp18 Triliun

×

Dasco: Pemangkasan Bonus dan Komisaris BUMN Hemat Rp18 Triliun

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/8/2025). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Politikal – Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan kebijakan penghapusan tantiem atau bonus bagi komisaris perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta pengurangan jumlah komisaris dapat menghemat anggaran negara hingga Rp17-18 triliun.

Menurutnya, kebijakan ini telah disampaikan sekitar satu setengah bulan lalu dan mulai berdampak pada peningkatan efektivitas kinerja BUMN.

Baca Juga :  OTT Bupati Koltim, Surya Paloh Desak KPK Transparan

“Ya, memang kebijakan itu sudah disampaikan sekitar satu setengah bulan yang lalu. Bahwa pertama, pengurangan jumlah komisaris, itu lebih dari separuh komisaris di satu BUMN jumlahnya dikurangi,” ujar Dasco melansir kompas, Jumat (15/8/2025).

Ia menambahkan, penghapusan tantiem menjadi langkah lanjutan untuk efisiensi anggaran.

Baca Juga :  Wali Kota Gorontalo Desak BKN Angkat 863 Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu

“Lalu yang kedua, memang tantiemnya ditiadakan. Dan itu, kalau saya tidak salah, ada penghematan sekitar Rp 17-18 triliun dari tantiem-tantiem yang ada,” sambungnya.

Menanggapi keberadaan sejumlah wakil menteri (wamen) yang menjabat sebagai komisaris BUMN, Dasco menegaskan bahwa posisi mereka bukan untuk menerima bonus, melainkan sebagai representasi pemerintah.

Baca Juga :  Bupati Pati Sudewo: Saya Istikamah Membangun Meski Dituntut Mundur

“Justru memang wamen-wamen itu ditaruh oleh Presiden untuk perpanjangan tangan pemerintah. Jadi, sebelumnya memang wamen-wamen itu disampaikan bahwa mereka ditaruh tidak mendapatkan tantiem, hanya kerja untuk membantu mengawasi BUMN sebagai perwakilan dari pemerintah,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *