Internasional

Israel Gempur Suriah dan Yaman, Ketegangan Timur Tengah Memanas

×

Israel Gempur Suriah dan Yaman, Ketegangan Timur Tengah Memanas

Sebarkan artikel ini
Foto: REUTERS/Khalil Ashawi.

Politikal – Pasukan Israel melakukan operasi darat di wilayah Suriah dekat Damaskus, Rabu (27/8/2025), sehari setelah meluncurkan serangan udara yang menewaskan enam tentara Suriah.

Media resmi Suriah, SANA, melaporkan aksi tersebut terjadi di kawasan Tal Maneh, bekas pangkalan militer di pinggiran Damaskus.

Sebelum serangan, tentara Suriah disebut menemukan “alat pengintaian dan penyadapan” di lokasi tersebut.

“Pasukan Israel melakukan serangan darat dengan detail yang belum dapat dipastikan, di tengah penerbangan pengintaian intensif yang terus berlangsung,” tulis SANA, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga :  Thailand-Kamboja Saling Serang, Kemlu Pastikan WNI Selamat

Sementara itu, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris menyebut lokasi tersebut digunakan menyimpan senjata milik Hizbullah, kelompok bersenjata Lebanon yang mendapat dukungan Iran.

“Ini adalah serangan darat Israel pertama sejak jatuhnya Bashar al-Assad pada Desember lalu,” ungkap lembaga pemantau itu.

Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Suriah kepada AFP menegaskan bahwa target Israel memang berkaitan dengan aktivitas militer di Tal Maneh.

Israel selama beberapa tahun terakhir gencar melancarkan ratusan serangan ke Suriah, termasuk di zona demiliterisasi yang sebelumnya dipatroli PBB.

Baca Juga :  Israel Siapkan Serangan Besar, Netanyahu Minta Gaza Ditinggalkan

Di tengah ketegangan, muncul laporan bahwa Israel membuka pembicaraan dengan otoritas sementara di Damaskus, meski belum ada kepastian hasilnya.

Tidak hanya Suriah, Israel juga menyerang Yaman. Kelompok Houthi melaporkan serangan udara Israel di Sanaa pada Minggu (24/8/2025) menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 92 lainnya.

“Sepuluh orang tewas dan 92 orang luka-luka dalam agresi Zionis,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Houthi, Anees Alasbahi, Senin (25/8/2025).

Menurut Houthi, serangan itu menghantam sebuah pom bensin dan pembangkit listrik di ibu kota Yaman. Namun, pihak militer Israel mengklaim target mereka adalah kompleks militer, istana presiden, depot bahan bakar, serta dua pembangkit listrik.

Baca Juga :  Trump Disebut “Takluk” ke Putin, Rusia Maju–Ukraina Mundur

“Serangan ini merupakan respons atas aksi berulang rezim teroris Houthi terhadap Israel dan warganya, termasuk dalam beberapa hari terakhir,” bunyi pernyataan militer Israel.

Sejak pecahnya perang Israel–Hamas di Gaza pada Oktober 2023, kelompok Houthi berulang kali menembakkan rudal dan drone ke arah Israel dengan alasan solidaritas terhadap Palestina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *