Politikal – Menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gorontalo, satu nama mulai menguat sebagai kandidat.
Sosok itu adalah Aldi Uloli, pengusaha muda dengan rekam jejak panjang di organisasi bisnis nasional.
Meski Kadin identik dengan arena yang sarat pengaruh politik, Aldi memilih menempuh jalur berbeda.

Ia datang bukan dengan kekuatan politik, melainkan jaringan luas serta gagasan untuk membawa Kadin lebih bermanfaat.
Aldi yang banyak beraktivitas di Jakarta tetap rutin pulang ke Gorontalo.
Ia memantau langsung perkembangan daerah, termasuk potensi ekonomi yang bisa di kembangkan.
Selama lebih dari 15 tahun, Aldi aktif di dunia organisasi pengusaha.
Ia pernah menjadi Wakil Ketua Komite Tetap Pertambangan Batu Bara Kadin Indonesia pada 2011. Selain itu, sejak 2010 Aldi aktif di HIPMI DKI dan kini tercatat sebagai anggota Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI.
Dengan pengalaman itu, Aldi menilai dirinya memiliki modal jaringan nasional yang bisa menghidupkan kembali peran Kadin Gorontalo.
Menurutnya, Kadin harus menjadi penggerak sekaligus mitra pemerintah dalam mengembangkan iklim usaha.
“Lewat Kadin, saya ingin memberikan kontribusi nyata untuk Gorontalo. Organisasi ini harus menjadi mitra strategis pemerintah dan wadah bagi pengusaha lokal agar bisa tumbuh dan bersaing,” ujar Aldi, Senin (25/8/2025).
Ia menilai, tantangan pengusaha daerah saat ini semakin kompleks, mulai dari keterbatasan akses modal, penguatan UMKM, hingga peluang ekspansi pasar ke tingkat nasional dan internasional.
“Yang saya tawarkan bukan sekadar visi, tetapi jaringan kerja sama dan pengalaman yang bisa langsung diterapkan. Insha Allah lewat Kadin saya bisa mengembangkan Gorontalo,” pungkasnya.