Kabupaten Bone Bolango

Bupati Bonbol Dorong Inklusi Keuangan Lewat Sekolah Pasar Modal

×

Bupati Bonbol Dorong Inklusi Keuangan Lewat Sekolah Pasar Modal

Sebarkan artikel ini
Bupati Ismet Mile saat menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Sekolah Pasar Modal, di Aula BPMP Provinsi Gorontalo, Kamis (7/8/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Risman Tolingguhu, Ketua DPRD Faisal Yunus, Sekda Iwan Mustapa, Tim Kerja Bupati, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, dan para Camat. (F.AKP-Tim Redaksi)/Politikal.

Politikal – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekonomi kerakyatan dengan meluncurkan program Sekolah Pasar Modal, Kamis (7/8), di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo.

Program ini menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keuangan dan investasi yang legal serta aman, sekaligus mendukung agenda inklusi keuangan di tingkat lokal.

Peluncuran program dipimpin langsung oleh Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, dan turut dihadiri Wakil Bupati Risman Tolinggohu serta Ketua DPRD Faisal Yunus.

Hadirnya tiga pucuk pimpinan daerah ini mencerminkan dukungan penuh terhadap penguatan budaya investasi di masyarakat.

Baca Juga :  Ronal: Penunjukan Plt Askab Bone Bolango Sarat Kepentingan Pribadi

“Sekolah Pasar Modal adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat perekonomian rakyat dan memperluas wawasan investasi yang aman,” ujar Bupati Ismet dalam sambutannya.

Inisiatif ini merupakan bagian dari prioritas kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Bone Bolango. Program ini dirancang untuk membekali masyarakat, termasuk generasi muda, dengan pengetahuan praktis di bidang keuangan dan wirausaha.

Baca Juga :  Wabup Bonbol Pimpin Pembentangan Bendera Raksasa di Modelomo

“Jika dijalankan secara berkelanjutan, program ini akan mendukung terciptanya ekosistem usaha yang inklusif dan mandiri,” tambahnya.

Pengembangan literasi keuangan, lanjut Bupati, telah menjadi bagian integral dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Pemkab berupaya memastikan warga memiliki akses terhadap layanan keuangan formal yang sesuai dengan potensi lokal.

“Kami berharap program ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pemicu semangat warga untuk aktif dalam pembangunan ekonomi,” kata Ismet.

Baca Juga :  Tim Pansel Uji Kompetensi Bone Bolango Akan Nilai 19 Pejabat Eselon II

Ke depan, pemerintah daerah juga akan membentuk Sekretariat Galeri Investasi Daerah sebagai pusat edukasi, informasi, dan fasilitasi investasi masyarakat. Lembaga ini akan memperkuat jaringan TPAKD serta mendorong partisipasi publik yang lebih luas.

Langkah ini juga sejalan dengan program literasi keuangan nasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai respons terhadap maraknya investasi bodong. Pemerintah daerah berharap Sekolah Pasar Modal bisa menjadi benteng awal perlindungan masyarakat di era transformasi digital dan ekonomi terbuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *