Kesehatan

Dokter Ingatkan Nyeri Dada Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung

×

Dokter Ingatkan Nyeri Dada Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung

Sebarkan artikel ini
Foto: Getty Images/Farknot_Architect

Politikal – Nyeri dada bisa di alami siapa saja, kapan saja, bahkan tanpa tanda-tanda awal.

Kondisi ini perlu di waspadai, apalagi jika di sertai sesak napas, nyeri menjalar ke lengan kiri, leher atau rahang, keringat dingin, serta rasa berdebar hebat.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Kardiologi Intervensi Mayapada Hospital Surabaya, dr. Jeffrey D. Adipranoto, Sp.JP (K), FIHA, FESC, FSCAI, menegaskan gejala tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan jantung.

Ia menyarankan masyarakat segera melakukan pemeriksaan dini melalui layanan Chest Pain Unit Mayapada Hospital yang di rancang untuk mendeteksi sekaligus menangani nyeri dada secara menyeluruh.

Baca Juga :  Cegah Paparan RSV, Dokter Sarankan Vaksin hingga Jaga Kebersihan

“Keluhan nyeri dada harus segera di periksa terutama mereka yang memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Sekalipun tidak memiliki keluhan nyeri dada, tetap di sarankan untuk periksa kondisi jantung secara berkala,” ujar dr. Jeffrey dalam keterangan tertulis, Selasa (19/8/2025).

Ia menambahkan, pola hidup tidak sehat juga bisa memicu gangguan jantung meski tanpa riwayat penyakit sebelumnya.

“Gangguan jantung juga bisa terjadi meski tanpa riwayat penyakit jantung, terutama dengan pola hidup tidak sehat seperti merokok, stres berlebihan, kurang tidur, atau konsumsi zat stimulan,” imbuhnya.

dr. Jeffrey mencontohkan kasus pasien muda berusia 29 tahun yang merasakan nyeri dada saat berolahraga ringan di Mayapada Hospital Kuningan.

Baca Juga :  Kemenkes: Pencegahan DBD Perlu Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Setelah di lakukan pemeriksaan, pasien itu terdiagnosis mengalami serangan jantung jenis unstable angina dan segera menjalani pemasangan ring untuk membuka sumbatan pembuluh darah jantung.

Ia mengingatkan agar keluhan nyeri dada, baik ringan maupun berat, tidak di anggap sepele.

Di Chest Pain Unit Mayapada Hospital, pasien bisa mendapat pemeriksaan awal gratis bila terbukti tidak mengalami gangguan jantung. Namun jika di temukan masalah, penanganan akan di lakukan sesuai standar medis oleh dokter spesialis jantung yang siaga 24 jam.

Layanan Chest Pain Unit juga terhubung dengan Cardiovascular Center Mayapada Hospital, yang di lengkapi tim dokter subspesialis berpengalaman untuk menangani tindakan lanjutan, mulai dari ablasi jantung hingga operasi bypass.

Baca Juga :  Studi Global: Sayuran Hijau hingga Ikan Berlemak Bisa Turunkan Risiko Jantung

Selain itu, layanan kegawatdaruratan jantung Cardiac Emergency tersedia 24 jam dengan prosedur Primary PCI sesuai standar internasional door-to-balloon kurang dari 90 menit.

Layanan darurat ini bisa di akses melalui call center 150990 atau fitur emergency call di aplikasi MyCare.

Melalui aplikasi MyCare, masyarakat juga dapat membaca artikel kesehatan, memantau kondisi tubuh lewat fitur Personal Health yang terintegrasi dengan Google Fit dan Health Access, hingga mengumpulkan reward point untuk potongan layanan di Mayapada Hospital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *