Politikal– Partai Gerindra menyampaikan apresiasi terhadap sinyal dukungan politik yang diberikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, terhadap pemerintahan terpilih di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengungkapkan ucapan terima kasih atas sikap terbuka PDIP dalam berbagai kesempatan.
“Kami berterima kasih atas bentuk dukungan yang diberikan oleh Ibu Mega sebagai Ketua PDI Perjuangan,” kata Muzani, dikutip Kompas Minggu (3/8/2025).

Ia menyebut, Megawati secara konsisten menyampaikan bahwa pemerintah hasil pemilu harus didukung demi kelancaran roda pemerintahan.
“Ibu Mega dalam banyak kesempatan ketemu kami juga seperti itu, bahwa pemerintah hasil pemilihan umum ini harus didukung supaya pemerintah memiliki efektivitas dalam menjalankan kekuasaannya,” ujarnya.
Dalam Kongres ke-6 PDI Perjuangan yang digelar di Bali, Megawati menegaskan bahwa partainya bersedia mendukung kebijakan pemerintah selama berpihak kepada rakyat.
“Kita akan mendukung setiap kebijakan pemerintah yang berpihak pada rakyat. Namun kita juga akan bersuara lantang dan bertindak tegas terhadap setiap penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila, keadilan sosial, dan amanat penderitaan, dan saya tambahkan, hukum yang berkeadilan,” tegas Megawati.
PDI-P, lanjut Megawati, tidak akan menjadi oposisi, namun juga tidak serta-merta terlibat dalam koalisi kekuasaan.
“Oleh karena itu, PDI-P tidak memposisikan sebagai oposisi, dan juga tidak semata-mata membangun koalisi kekuasaan. Kita adalah partai ideologis, berdiri di atas kebenaran, berpihak pada rakyat, dan bersikap tegas sebagai partai penyeimbang,” ujarnya.
Politikus senior PDI-P, Said Abdullah, sebelumnya juga menyatakan bahwa partainya memilih menjadi mitra penyeimbang pemerintahan.
“Memang Ibu Ketua Umum menyampaikan bahwa tantangan domestik dan global yang kita hadapi semakin berat, penuh ketidakpastian, jalannya pasti terjal. Oleh karenanya, kita akan mendukung pemerintah sebagai sparring partner, sebagai penyeimbang,” tuturnya.
Langkah politik ini menegaskan posisi PDI-P sebagai partai ideologis yang siap mendukung kebijakan prorakyat, sembari tetap melakukan kontrol terhadap jalannya pemerintahan.