Politikal – Dalam rangka memperingati 50 tahun berdirinya SMPP 56/SMAN 3 Gorontalo, Ikatan Keluarga Alumni menggelar lomba keroncong yang dibuka langsung oleh Gubernur Gusnar Ismail, Kamis (7/8/2025), di aula SMAN 3 Gorontalo.
Gubernur Gusnar menyampaikan dukungan atas kegiatan tersebut, bahkan menyebut hadiah untuk para pemenang disiapkan oleh dirinya bersama Bupati Boalemo, Rum Pagau.
“Silahkan berlomba kemudian hadiahnya nanti dari saya dan Bupati Boalemo Rum Pagau. Beberapa waktu lalu beliau menghubungi saya lewat whatsapp menyampaikan rencana alumni mau buat lomba keroncong. Beliau langsung bilang hadiahnya dari pak gubernur dan Bupati Boalemo, saya jawab silahkan,” kata Gusnar.

Dalam kesempatan itu, Gusnar turut bernostalgia dengan mengenang masa sekolahnya sebagai siswa SMPP 56 angkatan 1976 yang lulus pada 1979. Ia bahkan menceritakan pengalamannya melewati jalan kecil menuju sekolah yang kini telah berubah signifikan.
“Tadi menuju ke sini saya memilih jalan dalam perspektif napak tilas. Saya sengaja masuk dari perempatan sebelah selatan karena ketika kami sekolah dulu tidak ada jalan, kecuali lorong. Nanti sudah di pintu SPG itu baru ada jalan aspal. Ada juga satu jalan tradisional yang sering kami gunakan dari belakang terminal pasar sentral, masuk-masuk dalam dan keluar di kompleksnya pak mantri Iskandar, dari situ baru masuk SPG. Celakanya kami termasuk beberapa teman punya sepeda dan tidak bisa lewat situ karena harus diangkat melewati pagar,” kenang Gusnar.
Gusnar juga menyoroti perkembangan SMAN 3 Gorontalo sebagai sekolah favorit di Provinsi Gorontalo. Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap sekolah ini sangat tinggi, terlihat dari banyaknya siswa yang mendaftar.
“Alhamdulillah tidak ribut. Dari awal saya sudah mewanti-wanti jangan sampai ada keributan di tengah publik ketika penerimaan siswa baru,” pungkas Gubernur.
Tercatat lebih dari 2.000 siswa mendaftar pada penerimaan peserta didik baru tahun ini. Dari jumlah tersebut, hanya 1.400-an siswa yang memenuhi syarat, namun daya tampung sekolah hanya 400 siswa.
SMPP 56 berdiri pada tahun 1975 dan secara resmi berganti nama menjadi SMAN 3 Gorontalo pada 1985. Hingga kini, sekolah ini masih menjadi salah satu institusi pendidikan unggulan di daerah tersebut.