Politikal – Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, menghadiri ASEAN Governors and Mayors Forum (AGMF) 2025 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (12/8).
Forum tersebut dibuka secara resmi oleh Deputy Prime Minister Malaysia, Datuk Seri Fadillah Yusof.
AGMF menjadi ajang strategis yang mempertemukan gubernur dan wali kota se-ASEAN untuk memperkuat kemitraan dalam pembangunan perkotaan berkelanjutan.

Kegiatan ini mencakup advokasi, peningkatan kapasitas, riset, serta berbagi pengetahuan dan praktik baik yang sejalan dengan agenda global seperti Sustainable Development Goals (SDGs), New Urban Agenda, Paris Agreement, dan Sendai Framework.
Wawali Indra menjelaskan, AGMF 2025 mengangkat tema ASEAN Future Cities and Regions: Inclusivity and Sustainability dengan empat pilar utama pembahasan.
Pertama, climate resilient cities, yang fokus pada adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim melalui solusi seperti pendekatan berbasis alam untuk merespon banjir dan perubahan cuaca ekstrem.
Kedua, healthy and caring cities, yang mendorong pembangunan kota inklusif dengan memperhatikan kesehatan publik dan memperkuat jejaring sosial.
Ketiga, digital transformation and innovation, membahas percepatan digitalisasi pengelolaan kota, peningkatan layanan publik, dan pengembangan inovasi teknologi.
Keempat, collaborative pathways to sustainability, menitikberatkan pada kemitraan lintas pemangku kepentingan guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan lewat kebijakan kolektif.
“Empat pilar tersebut sangat berkesesuain dengan visi dan misi saya dengan pak Adhan sebagai wali kota,” ujar Indra.
AGMF 2025 yang diadakan di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC) dihadiri sekitar 8.000 peserta.
Dari Indonesia, ada 47 kota anggota UCLG ASPAC (United Cities and Local Governments Asia Pacific) yang diundang, termasuk Kota Gorontalo.
“Tentunya merupakan kehormatan bagi Kota Gorontalo mendapat undangan untuk hadir dan biaya disponsori oleh UCLG ASPAC,” pungkas Wawali Indra.