Politikal – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara, Dr. Irwan Abudi Usman, M.Pd., menyerukan pentingnya peneguhan nilai-nilai Pancasila di lingkungan pendidikan pada momentum Hari Kesaktian Pancasila, Selasa (1/10).
Ia menegaskan, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang harus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda, terutama melalui jalur pendidikan.
“Pancasila adalah fondasi yang menguatkan bangsa kita menghadapi berbagai tantangan zaman. Pada momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, saya mengajak seluruh insan pendidikan di Gorontalo Utara untuk meneguhkan kembali komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam proses pendidikan,” ujar Irwan Abudi Usman.
Ia menekankan bahwa peran sekolah dan tenaga pendidik tidak hanya sebatas mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat sesuai nilai luhur bangsa.
“Pendidikan karakter yang berlandaskan Pancasila harus menjadi napas dalam setiap kurikulum dan aktivitas belajar. Dengan begitu, kita bisa menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki integritas, semangat persatuan, serta kepedulian terhadap bangsa dan negara,” jelasnya.
Irwan menambahkan, Dinas Pendidikan terus berkomitmen menjalankan program yang selaras dengan semangat Pancasila guna melahirkan pelajar berakhlak, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
“Momentum ini harus menjadi pengingat bagi kita semua, terutama para pendidik, bahwa generasi muda adalah penjaga masa depan bangsa. Kita harus terus membimbing mereka agar tetap berpegang teguh pada Pancasila sebagai pedoman utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.
Di akhir pesannya, Irwan menegaskan bahwa arah kebijakan pendidikan di Gorontalo Utara akan terus berfokus pada pembentukan generasi yang cerdas, berintegritas, dan memiliki jati diri kebangsaan yang kuat.
“Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025. Semoga semangat Pancasila senantiasa menginspirasi kita semua dalam membangun bangsa,” tutup Irwan Abudi Usman.














