Politikal – Pemerintah menyebut kondisi perekonomian nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian global. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers RAPBN 2026 di Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Airlangga mengungkapkan pertumbuhan ekonomi triwulan II 2025 tercatat 5,12 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Capaian ini meningkat dibanding triwulan I yang tumbuh 4,87 persen.

“Kita melihat Indonesia relatif baik dan kita berhasil menjaga keseimbangan makroekonomi di tengah ketidakpastian global,” ujar Airlangga melansir detikcom.
Selain pertumbuhan ekonomi, indikator ketenagakerjaan juga menunjukkan perbaikan.
Berdasarkan data BPS, tingkat pengangguran pada Februari 2025 berada di angka 4,76 persen, terendah sejak 1998. Dalam enam bulan terakhir, penyerapan tenaga kerja tercatat mencapai 1,13 juta orang.
“Kualitas pertumbuhan Indonesia relatif baik. Jumlah pengangguran turun, angka TPT (tingkat pengangguran terbuka) di 4,76% dan kemiskinan ekstrem di 0,85%,” tambah Airlangga.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di DPR juga menegaskan turunnya tingkat pengangguran nasional.
“Alhamdulillah hari ini tingkat pengangguran nasional berhasil turun ke level terendah sejak krisis 1998,” kata Prabowo.