Provinsi Gorontalo

Pemprov Gorontalo Dorong Budaya Kerja Tertib Lewat Lomba Kebersihan

×

Pemprov Gorontalo Dorong Budaya Kerja Tertib Lewat Lomba Kebersihan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memberikan sambutan pada pencanangan HUT ke-80 Republik Indonesia yang digelar di kawasan wisata Hiu Paus, Botubarani, Sabtu (2/8/2025). Humas Pemprov Gorontalo

PolitikalGubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan bahwa kebersihan toilet kantor menjadi indikator utama dalam lomba kebersihan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Gorontalo.

Penegasan tersebut disampaikan saat pencanangan HUT ke-80 Republik Indonesia di kawasan Wisata Hiu Paus, Botubarani, Sabtu (2/8/2025).

Menurutnya, perhatian terhadap kebersihan toilet mencerminkan kualitas tata kelola kantor dan komitmen pimpinan terhadap pelayanan dasar.

Persoalan yang tampak kecil seperti ini justru menggambarkan kualitas kepemimpinan dan manajemen organisasi. Karena itu, saya mengajak seluruh OPD menjadikan kebersihan kantor sebagai kebiasaan harian, bukan sekadar kewajiban saat lomba,” jelas Gusnar.

Baca Juga :  Wagub Gorontalo Serahkan Remisi untuk Narapidana di Hari Kemerdekaan

Gusnar juga menyarankan agar unit kerja yang konsisten menjaga fasilitas toilet diberikan penghargaan oleh masing-masing pimpinan OPD sebagai bentuk apresiasi.

Selain aspek toilet, penilaian lomba kebersihan juga mencakup kerapian ruang kerja, kondisi lingkungan sekitar kantor, hingga pemasangan atribut perayaan kemerdekaan.

Baca Juga :  Pemprov Gorontalo Desak Pemerintah Pusat Tuntaskan Proyek dan Program Vital

Ia berharap kegiatan ini menjadi bagian dari internalisasi budaya kerja ASN yang disiplin dan tertib, bukan sekadar agenda seremonial.

Untuk OPD yang belum memenuhi standar, akan dibuat kelompok tersendiri agar tetap termotivasi memperbaiki kualitas tanpa memunculkan stigma antarlembaga.

Dalam kegiatan yang sama, Gusnar turut memberi arahan teknis mengenai pelaksanaan upacara HUT RI.

Ia menekankan pentingnya kehadiran penuh dalam upacara pagi dan sore.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Idah Syahidah Serahkan Bantuan Modal Usaha UMKM

“Jadi tidak ada yang sudah hadir tadi pagi tidak hadir lagi sore. Harus hadir pagi dan sore, supaya penaikan bendera dan penurunan bendera sama semaraknya,” ujar Gusnar.

Rangkaian pencanangan dimulai dengan jalan sehat sepanjang 1,2 kilometer dari Pantai Kurenai menuju lokasi wisata Hiu Paus.

Acara dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati dan pembentangan bendera merah putih di area pantai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *