Politikal – Bupati Boalemo, Rum Pagau, menyampaikan sikap keras terhadap tindakan kekerasan seksual pada anak yang masih marak terjadi di masyarakat.
Ia menyerukan agar pelaku, terutama yang berasal dari kalangan orang tua, dijatuhi hukuman maksimal, bahkan seumur hidup.
Pernyataan itu disampaikannya saat membuka kegiatan Pelatihan Sahabat Perempuan dan Anak tingkat Kabupaten Boalemo di Hotel Grand Amalia, Tilamuta, Kamis (24/07/2025).

“Saya tidak mau mendengar lagi ada anak yang menjadi korban dari pada orang tuanya. Kalau masih ada tindakan kekerasan seksual terhadap anak, saya minta dihukum seumur hidup orang tuanya,” ujar Bupati Rum dengan serius.
Dalam sambutannya, Rum Pagau menegaskan bahwa pengasuhan anak adalah tanggung jawab penuh orang tua.
Ia secara khusus meminta para ibu untuk lebih aktif dalam melindungi anak-anak dari potensi kekerasan dalam keluarga.
“Sehingga itu saya minta kepada ibu-ibu agar menjaga dengan baik anak-anaknya, karena ini menjadi tanggung jawab orang tua,” tambahnya.
Ia menekankan pentingnya peran ibu sebagai pelindung pertama anak, seraya berharap tidak ada lagi kasus serupa yang terjadi di wilayah Boalemo.
Rum Pagau juga menyoroti peran pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan yang layak bagi semua anak.
Ia meminta para orang tua fokus pada pengasuhan dan menyerahkan urusan pendidikan kepada pemerintah.
“Sayangi anak bapak dan ibu, pelihara dengan baik, dan kalau persoalan sekolah menjadi tanggung jawab pemerintah,” ucapnya.
Pelatihan Sahabat Perempuan dan Anak ini digelar untuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait pentingnya perlindungan anak.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peran perempuan dalam menjaga kesejahteraan anak di lingkungan keluarga dan komunitas.
Rum Pagau berharap para peserta pelatihan dapat menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat, dalam upaya mencegah kekerasan terhadap anak sejak dari rumah.