Politikal – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menekankan bahwa pelaksanaan Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) tahun 2025 bukan hanya sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Bupati Ismet saat membuka kegiatan uji kompetensi di UPT BKN Gorontalo, Jumat (15/8/2025).
Ia menyebut, pelaksanaan seleksi tersebut akan menentukan arah penguatan kinerja birokrasi.

“Saya telah membentuk tim panitia seleksi sehingga saya memberikan kepercayaan penuh kepada tim ini. Ini terkait tidak hanya sebatas jabatan, tetapi juga untuk kepentingan semua pejabat. Buat saya, ini untuk kepentingan pembangunan daerah. Jangan ada rasa khawatir untuk para pejabat. Saya hanya akan menunggu hasil independen dari tim Pansel untuk ditindaklanjuti,” ujar Bupati Ismet Mile.
Ismet memastikan panitia seleksi (Pansel) diberi ruang penuh untuk bekerja secara profesional dan independen.
Ia menegaskan dirinya hanya akan menindaklanjuti rekomendasi sesuai hasil akhir.
Ketua Tim Pansel, Prof. Rauf A. Hatu, menjelaskan pihaknya terdiri dari tujuh anggota dengan komposisi 55 persen dari unsur eksternal dan 35 persen dari unsur internal.
Tim akan melakukan penilaian terhadap 19 pejabat eselon II.
“Kami akan menilai apakah masih layak pada jabatan yang diemban atau tidak. Penilaian meliputi penelusuran rekam jejak, penulisan makalah, dan wawancara. Setelah itu nilai akan diakumulasi dan hasilnya diserahkan kepada Bupati pada Senin pekan depan,” jelas Rauf A. Hatu.
Ia menambahkan, hasil uji kompetensi atau Job Fit dapat menjadi pertimbangan bagi Bupati Ismet untuk melakukan mutasi maupun pergeseran jabatan di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD).