Provinsi Gorontalo

YBM PLN UP3 Gorontalo Gelar Aksi Sosial Sambut Hari Listrik Nasional

×

YBM PLN UP3 Gorontalo Gelar Aksi Sosial Sambut Hari Listrik Nasional

Sebarkan artikel ini
Ketua YBM PLN saat memberikan santunan anak yatik. - Penagar. id

Politikal – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Gorontalo menggelar aksi sosial bertajuk Dai Cahaya Menjejak Manfaat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun YBM sekaligus menyambut Hari Listrik Nasional (HLN), Kamis (18/12/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan YBM PLN untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah Gorontalo.

Ketua YBM PLN UP3 Gorontalo, Nasharuddin Yunus, mengatakan program tersebut melibatkan para dai binaan serta ustaz pengurus yayasan yang turun langsung ke masyarakat untuk menjalankan kegiatan sosial dan dakwah.

Baca Juga :  Gubernur Gusnar Pastikan Stok Beras Aman, Masyarakat Diminta Tenang

Dana pelaksanaan program ini berasal dari zakat pegawai muslim PLN yang dihimpun secara nasional.

“YBM adalah yayasan di PLN yang menghimpun dana sebesar 2,5 persen dari setiap penghasilan pegawai PLN yang muslim di seluruh Indonesia. Dana tersebut dikumpulkan di pusat dan disalurkan kembali melalui unit-unit distribusi di berbagai lokasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Idah Syahidah: Manfaatkan Bantuan UMKM untuk Kembangkan Usaha

Nasharuddin menjelaskan, fokus bantuan YBM PLN tidak hanya menyasar anak yatim dan dhuafa.

Program yayasan dirancang dengan cakupan yang lebih luas dan terstruktur.

Ia menyebut terdapat empat pilar utama yang menjadi landasan program YBM PLN, yakni pilar dakwah, sosial, ekonomi, dan pendidikan.

Pada pilar ekonomi, YBM PLN memberikan dukungan berupa bantuan modal usaha bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Gusnar: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Motor Ekonomi Desa

Sementara di bidang pendidikan, YBM PLN menyalurkan beasiswa penuh sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan bagi kalangan kurang mampu.

“Khusus di Gorontalo, saat ini kami membiayai sekitar 127 mahasiswa yang masuk kategori yatim maupun dhuafa yang sedang menempuh pendidikan di IAIN Sultan Amai Gorontalo,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *