Parlemen

Pansus Pertambangan Deprov Gorontalo Tinjau PT Lion

×

Pansus Pertambangan Deprov Gorontalo Tinjau PT Lion

Sebarkan artikel ini
Foto : Humas Deprov Gorontalo

Politikal, Parlemen Panitia Khusus (Pansus) Pertambangan DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan lapangan ke Desa Pilomonu, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Senin (28/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pengawasan legislatif terhadap aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT Lion Global Energi di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan yang digelar di Kantor Desa Pilomonu, hadir perwakilan Pemerintah Desa, masyarakat, serta manajemen perusahaan tambang tersebut.

Diskusi berlangsung mengenai progres kegiatan eksplorasi, kepatuhan terhadap regulasi, serta dampak sosial dan lingkungan yang timbul. Pihak legislatif juga menyoroti kontribusi perusahaan dalam program tanggung jawab sosial (CSR).

Baca Juga :  MY : Tak Ada Jamaah Terlantar, Semua Sudah Diselesaikan

Wakil Ketua Pansus, Espin Tulie, menekankan perlunya sinergi antara semua pihak demi kelangsungan tambang yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Femmy Udoki Pastikan Bantuan UMKM Tersalurkan Tepat Sasaran

“Kami ingin memastikan bahwa aktivitas pertambangan tidak menimbulkan konflik dan justru menjadi penggerak ekonomi masyarakat lokal. Oleh karena itu, pertemuan seperti ini sangat penting untuk mendengar langsung aspirasi warga dan laporan dari pihak perusahaan,” ujar Espin Tulie.

Manajemen PT Lion Global Energi menyatakan komitmennya untuk beroperasi secara bertanggung jawab serta menjalin komunikasi terbuka dengan warga dan pemerintah.

Baca Juga :  Deprov Gorontalo Usulkan Perombakan Mekanisme Beasiswa yang Dinilai Ribet

Sejumlah warga yang hadir menyampaikan harapan agar perusahaan lebih aktif dalam mendukung pembangunan desa, terutama dalam hal penyediaan infrastruktur, lapangan kerja, dan pelestarian lingkungan.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pansus DPRD Gorontalo dalam mengawal tata kelola pertambangan yang transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *