Parlemen

Fikram Minta Pendidikan Jadi Prioritas Utama Bangun Generasi Emas 2045

×

Fikram Minta Pendidikan Jadi Prioritas Utama Bangun Generasi Emas 2045

Sebarkan artikel ini
- Politikal.

Politikal – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Partai Golkar, Fikram A.Z. Salilama, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi agenda utama dalam mengisi kemerdekaan di momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Fikram menyebut kualitas manusia merupakan faktor penentu kemajuan bangsa.

Tanpa SDM unggul, arah pembangunan dikhawatirkan hanya berjalan stagnan.

“Jika sumber daya manusianya kuat, Insya Allah Indonesia akan menjadi negara yang kokoh, maju, dan siap menjadi negara besar dunia. Namun jika perhatian terhadap pembangunan SDM lemah, maka yang terjadi adalah kemunduran,” ujarnya, Minggu (17/8).

Baca Juga :  Meyke Camaru Dorong Koperasi Merah Putih Berbasis Potensi Lokal

Ia menekankan sektor pendidikan sebagai unsur paling vital dalam mencetak SDM berkualitas.

Karena itu, menurutnya, seluruh aspek pendidikan perlu diperkuat agar mampu menjawab kebutuhan masa depan.

“Lembaga pendidikan harus diperkuat. Jangan sampai kebutuhan sarana-prasarana pendidikan tidak terpenuhi. Termasuk bagaimana ke depan agar biaya pendidikan tidak lagi membebani masyarakat,” tegas Fikram, yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo itu.

Selain fasilitas dan kurikulum, Fikram turut menyoroti peran SMA Hulontalangi yang kerap menjadi pilihan alternatif ketika sekolah negeri tak dapat menampung seluruh siswa.

Baca Juga :  Semua Fraksi DPRD Gorontalo Setujui Pembahasan Lanjutan Perubahan APBD 2025

“Pemerintah harus mendukung penyelenggaraannya melalui alokasi anggaran agar dapat memberikan akses pendidikan gratis, terutama ketika daya tampung sekolah negeri terbatas,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa arah pendidikan di Gorontalo harus dirancang untuk mencetak lulusan siap kerja dan mampu bersaing secara global.

“Pendidikan harus memacu daya pikir, wawasan, inovasi, dan kreativitas anak didik. Mereka harus siap masuk dunia kerja dengan profesionalisme tinggi. Jangan sampai lulusan pendidikan kita tidak siap kerja dan angka pengangguran tetap tinggi,” ujarnya.

Baca Juga :  Ghalib Serahkan Pokir ke Pemprov, Kritik Praktik “Sandera Anggaran”

Politisi senior Golkar itu menambahkan, kesejahteraan guru merupakan hal mendasar yang tidak boleh diabaikan, karena kualitas pendidikan bergantung pada tenaga pengajar.

“Guru harus mendapat penghasilan yang layak. Mereka adalah garda terdepan dalam menyiapkan generasi penerus yang akan menghadapi tantangan global di 2045, ketika Indonesia memasuki masa keemasannya,” ucapnya.

Fikram menutup dengan menegaskan bahwa pembenahan pendidikan bukan hanya persoalan teknis, melainkan langkah strategis untuk mewujudkan cita-cita besar bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *