Politikal – Kongres VI PDI Perjuangan di Bali yang menetapkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum periode 2025–2030 membuka tahapan penjaringan calon pengurus partai di seluruh Indonesia.
Megawati menginstruksikan agar konferensi cabang (Konfercab) dan konferensi daerah (Konferda) dituntaskan sebelum Desember 2025. Agenda ini kini menjadi sorotan kader di Kabupaten Bone Bolango.
Meski PAC belum menggelar rapat resmi penjaringan, dinamika politik di akar rumput mulai terasa. Setidaknya tiga kader internal disebut memiliki peluang seimbang memimpin DPC PDIP Bone Bolango periode mendatang.
Nama-nama yang masuk radar adalah Sunaryo Dulanimo, mantan anggota DPRD Provinsi Gorontalo; Moh. Fajrin Taliki, eks Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi PDIP 2015–2020; serta Ronal Alibasa, mantan Sekretaris DPC Bone Bolango periode 2015–2020 sekaligus anggota DPRD 2014–2019.
Selain kader internal, muncul pula nama Wakil Bupati Bone Bolango Risman Tolingguhu dan pengusaha muda Muhlis Lakodi yang disebut sebagai calon potensial. Kehadiran mereka dinilai menambah warna persaingan di tingkat PAC.
Ronal Alibasa menyatakan kesiapannya maju.
“Sebagai kader, saya ingin mengabdikan diri lebih besar untuk membesarkan partai. Kami ingin mengembalikan kejayaan PDIP yang pernah merebut kursi pimpinan DPRD dua kali, pada periode 2004 dan 2014. Namun, semua keputusan tetap kami serahkan kepada PAC yang memiliki hak suara penuh dalam penjaringan,” ujarnya,(29/8)
Hal senada di sampaikan Moh. Fajrin Taliki yang optimistis mampu memenangkan perebutan kursi ketua.
“Dengan semangat meneruskan perjuangan sang kakek syahrudin pangulu sebagai pejuang partai, dirinya meyakini mampu memenangi pertarungan ini dan siap membesarkan pdip dikabupaten bone bolango.”
Tahapan ini diharapkan melahirkan kepengurusan DPC yang solid dan siap menjalankan amanat Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.














