Politikal – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo berkolaborasi dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar aksi lingkungan bertema “Aku Cinta Laut” di kawasan pesisir Kabupaten Bone Bolango.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-81 TNI AL.

Aksi ini menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian ekosistem maritim sekaligus upaya menjaga kebersihan kawasan pesisir Gorontalo yang memiliki potensi bahari.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo, Josua Pahala Martua, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama personel dari Seksi Lalu Lintas Keimigrasian serta Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian.

Josua turut didampingi Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Ridwan. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan melibatkan berbagai pihak dalam aksi menjaga kebersihan kawasan pesisir.
Josua mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi dan kolaborasi antara TNI AL dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara sekaligus memperhatikan kondisi lingkungan perairan.

“Sangatlah penting pemerintah hadir untuk kegiatan yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan seperti saat ini. Sejalan dengan semangat Imigrasi Untuk Rakyat yang digelorakan di hati kami petugas Imigrasi atas inisiasi Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, maka Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo akan terus membuka diri untuk kolaborasi yang erat dalam memberikan kegiatan yang berdampak bagi rakyat,” ujar Josua.
Menurutnya, kemitraan antara aparat pemerintah dan TNI AL tidak hanya berkaitan dengan aspek pengamanan dan kedaulatan wilayah, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir dan laut.

Dalam kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo juga memanfaatkan momentum untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perkembangan layanan keimigrasian berbasis digital.
Josua bersama Kepala Subseksi Pelayanan Dokumen Perjalanan, Victor Alfa Santo Tahulending, menjelaskan penguatan layanan digital yang terus dilakukan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo sepanjang 2026.

Penguatan tersebut dilakukan dengan mengacu pada fokus kebijakan yang telah ditetapkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Salah satu layanan yang diperkenalkan kepada masyarakat adalah penggunaan aplikasi M-Paspor untuk proses permohonan paspor Republik Indonesia.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memilih jadwal kedatangan sesuai dengan waktu yang tersedia.
Dengan sistem antrean berbasis digital, pemohon tidak perlu lagi datang sejak pagi untuk mendapatkan antrean seperti yang terjadi pada sistem sebelumnya.
Masyarakat cukup mengunduh aplikasi M-Paspor melalui telepon pintar, kemudian memilih tanggal dan jadwal kedatangan yang sesuai.
Penguatan layanan berbasis digital tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.
Warga menilai kemudahan teknologi dalam proses permohonan paspor dapat membuat pelayanan menjadi lebih praktis, tertib, dan nyaman.
Kegiatan “Aku Cinta Laut” akhirnya tidak hanya menjadi momentum menjaga kebersihan kawasan pesisir, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.
Melalui kepedulian terhadap lingkungan dan penguatan inovasi pelayanan digital, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo bersama TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.












